™Signature™

★Visitor★

Twitter

™About Me™

Foto saya
Follow my Blog or add my Facebook, to know more about me :)

© ME ©

© ME ©



© Famm ©

© Famm ©
My Sista

Okaa-san & My Lil' brotha

© Fellas ©

© Fellas ©


Goodreads

Takinchi's bookshelf: read

Stepping on Roses, Vol. 1 Yotsuba&!, Vol. 01 Black Bird, Vol. 1 Pride and Prejudice A Walk to Remember Mars, Volume 01

More of Takinchi's books »
Book recommendations, book reviews, quotes, book clubs, book trivia, book lists

Books Rate

Reading Challenge

2013 Reading Challenge

2013 Reading Challenge
Takinchi has read 66 books toward her goal of 100 books.
hide

Translate

Shiny Star

Giveaway

Minggu, 01 April 2012

Boyz II Men - 4 Seasons Of Loneliness

I long for, the warmth of, days gone by
When you were mine
But now those days are memories in time
Life's empty, without you
by my side
My heart belongs to you
No matter what I try

When I get the courage to know somebody new
It always falls apart cos they just can't compare to you
You're the one that makes me bow under ball and chain
Reminsce, think about
As I watch 4 seasons to change

Here comes the winter breeze
That chills the air and hits the snow
And I imagine kissing you under the mistletoe (as springtime)
As springtime makes it's way here, lilac blooms remind me of
The scent of your perfume

Reminsce inside of love,

On summer nights, indeed
I always get the hots for you (ooh)
Go skinny dipping in the ocean where we used to do
No no chance the leaves of trees are bare, when you're not here
It doesn't feel the same
It doesn't feel the same

Oooh
Remember
The nights when (remember the night)
When we closed our eyes (when we closed our eyes)
And vowed that you and I would be in love for all time
Everytime I think about these things I shared
(think about these things I shared)
I'm not gonna cry, cos I get so emotional (I get so emotional)
Underneath it makes me think I'm under ball and chain
Reminsce in our love
As I watch 4 seasons change

Here comes the winter breeze that
That chills the air and hits the snow
And I imagine kissing you under the mistletoe
The springime makes it's way here lilac blooms reminds me of
The scent of your perfume (Ooh)

On summer nights, indeed
I always get the hots for you
Go skinny dipping in the ocean where we used to do
No no chance the leaves of trees are bare when you're not here
It doesn't feel the same

Mmmm
This loneliness has crushed my heart (it's killing me baby)
Please let me love again (just one more thing)
'Cause I'm devoted girl find me and ease my pain
But 4 seasons will bring
The loneliness again

Here comes the winter breeze that
Chills the air and hits the snow
And I imagine kissing you under the mistletoe
When springtime makes it way here,
lilac blooms reminds me of
The scent of your perfume (Summer nights)

On summer nights, indeed
I always get the hots for you
Go skinny dipping in the ocean where we used to do
(go skinny dipping oh,oh)
No no chance the leaves of trees are bare when you're not here
It doesn't feel the same

Remember,
The warmth of,
Days gone by.

The Cascades - Rhythm Of The Rain

Listen to the rhythm of the falling rain
Telling me just what a fool I've been
I wish that it would go and let me cry in vain
And let me be alone again

The only girl I care about has gone away
Looking for a brand new start
But little does she know
That when she left that day
Along with her she took my heart

Rain please tell me now does that seem fair
For her to steal my heart away when she don't care
I can't love another when my hearts somewhere far away

The only girl I care about has gone away
Looking for a brand new start
But little does she know that when she left that day
Along with her she took my heart

[Instrumental Interlude]

Rain won't you tell her that I love her so
Please ask the sun to set her heart aglow
Rain in her heart and let the love we knew start to grow

Listen to the rhythm of the falling rain
Telling me just what a fool I've been
I wish that it would go and let me cry in vain
And let me be alone again

Oh, listen to the falling rain
Pitter pater, pitter pater
Oh, oh, oh, listen to the falling rain
Pitter pater, pitter pater



Udah bertahun-tahun aku nyari lagu ini. Semenjak baca Think Tinka punya Na. Ada salah satu scene, saat itu Tinka di cafe, kalau aku gak salah ingat, keadaan hujan dan lagu yang mengalun sangat pas. Terus nggak tau kenapa, aku ingat lagu ini pernah nampang jadi jingle iklan. Aku Lupa itu iklan apa, gak tau liriknya, dan cuma ingat melodi aja.
Karena pencarianku sama sekali jauh dari kata berhasil, akhirnya aku ngerecokin banyak orang, mulai dari Iput, Virli, Adit, sama Neko-Chan. Sampai pada akhirnya aku depresi, karena mereka ngeh tapi juga pada gak ada clue tentang lagu itu, Kakaknya Iput membawa pencerahan.
Makasihh ya Putt, titip peluk cium buat kakakmu.

Sabtu, 24 Maret 2012

Feeling Damn


Salah siapa ya semua ini ?? mungkin salahku. Siapa lagi yang bisa aku salahkan ?? aku memang bukan apa-apa. Bukan siapa-siapa. Cuman orang gak penting yang numpang ngrasain hidup di dunia. Dan harus ku akui, ini sulit.
Entah mengapa, aku sama sekali nggak pernah bisa belajar untuk mengerti, dengan kenyataan yang selama ini ada. Bahwa apa yang aku rasakan bukanlah hal yang penting bagi orang lain.
Dan disaat aku ngerasa kayak sampah, aku selalu menemui fakta yang sangat mengganggu. Aku nggak punya tempat buat sembunyi. Aku nggak punya siapa-siapa untuk bersandar. Dan aku nggak punya apa-apa untuk melindungi perasaanku sendiri.
Aku tercabik dan hanya bisa setengah mati menahan air mata.
Ada yang bilang : “Jangan berpikir kamu bukan siapa-siapa, krn bagi seseorang kamu adalah segalanya”
Siapa ?? memangnya SIAPA yang menganggap aku ini segalanya ?? DIMANA orang yang menganggap aku segalanya ?? Kalau memang dia ada, bagaimana mungkin sekarang aku bisa ngerasa kayak SAMPAH ?!!
Mungkin aku harus secepatnya menghentikan semua ini. Mungkin aku harus membunuh semua harapanku tentang orang yang menganggapku berarti. Mungkin itu semua BENAR HANYA MIMPI.

Jumat, 24 Februari 2012

Love : Difficult And Painful


Mengutip kalimat Brilli, “Direlakan itu lebih menyakitkan dari merelakan”
Oke, seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya. Saat ini sedang musimnya galau. Awalnya Brilli dan Virly yang entah mengapa tergila-gila dngan kegalauan. Dan entah mengapa pula aku ketularan.
Back to the quote. Yea. I guess that’s true.
Pada awal minggu semester baru kemaren, aku duduk berdua sama teman sekelasku, cowok yang aku sukai semenjak tes masuk. Iya, yang bikin aku galau karena dia udah punya someone special itu lho~
Saat itu aku mikir, kalau saja acara duduk berdua dengan lengan saling bersinggungan ini terjadai tiga bulan sebelumnya, sudah pasti aku mati bahagia. Sudah pasti wajahku terasa panas. Sudah pasti aku mendendangkan syair cinta. Iya, sudah pasti begitu.
Tapi hari itu, aku nggak merasa pengen mati karena bahagia, wajahku juga nggak sepanas yang aku kira, hatiku, minimal, nggak mendendangkan syair cinta. Aku Cuma ngerasa seneng bisa ngobrol santai sama dia. Hal yang sudah aku idam-idamkan sejak tau aku sekelas sama dia.
Apa sedangkal itu perasaanku dulu. Apakah gelisahku karena bertemu dengan cewek yag dia sukai itu bukan apa-apa?? Itulah yang aku pertanyakan pada diriku sendiri. Tapi sekarang aku tahu jawabannya. Mungkin iya, perasaanku masih belum sedalam itu. Tapi rasa gelisah itu bukanlah hal yang nggak ada artinya. Aku tahu kenapa aku bisa menerimanya dengan mudah. Karena aku rela. Aku rela dia bahagia bersamanya. Itulah alasan mengapa hal itu terasa ringan.
Dan bagaimanapun juga, yang namanya direlakan itu, lebih menyakitkan.
Aku ingat bagaimana rasanya direlakan itu. Aku masih 1 SMP saat itu. Baru pacaran sebulan sama monyet sialan itu. Begitu denger aku cuma dipermainkan, aku langsung minta putus. Dan dia begitu aja merelakan aku. Sebagai cewek yang sakit hati, aku berharap setidaknya, dia bakalan berusaha mempertahankan aku dalam hubungan yang hanya main-main untuknya itu, meskipun hanya sekali. Meskipun hanya sebaris kata “Nggak mau” yang hanya diucapkan sekali.
#Now I’m listening to Glenn fredly – Sedih tak berujung.
Pas banget ya~ tema galau saat baru putus waktu itu adalah lagu ini. Bahkan kadang aku masih bisa nangis saat denger lagu ini. Saat ngetik ini pun aku lagi berkaca-kaca *What a fool !!* hanya saja, perbedaan air mataku saat ini dan waktu yang telah lama berlalu itu adalah rasa yang ada di dalamnya.
Kalau saat itu aku nangis karena patah hati. Karena dia ngerelain aku begitu saja. Karena aku terluka. Karena aku cinta setengah mampus sama dia. Sekarang bukan itu lagi alasannya.
Yang sekarang aku ngerasa, gimana mungkin aku bisa sebodoh itu. Gimana bisa aku berkeras menggenggam cintaku untuknya yang sudah hancur jadi serpihan penuh darah, dan meyakinkan diriku sendiri kalau aku akan baik-baik saja hanya dengan mencintainya secara sepihak, kalau aku akan lebih baik bila terus mencintainya dan percaya, suatu hari, entah itu besok atau minggu depan, bulan depan, tahun depan atau kapanpun itu di masa depan, dia akan kembali padaku.
Bagaimana aku bisa mencoba meyakini, orang yang telah membohongiku akan kembali dan memintaku untuk percaya padanya. Bagaimana aku sekarang ini menyadari aku begitu bodoh. Menyia-nyiakan hari-hariku untuk terus membalut perasaanku yang hancur itu dengan kasa bernama kepercayaan. Aku nggak percaya, aku bisa sebodoh itu.
Kadang aku menertawakan diriku. Kadang aku marah, dan merasa begitu benci pada kenyataan bahwa pada masaku yang begitu polos, aku bisa sedalam itu mencintai monyet sialan macam dia. Menyadari semua itu sangat menyakitkan. Menyadari aku begitu sering menangis sediri pada malam-malamku yang dihantui oleh bayangannya. Dan dia tertawa karena berhasil menyakitiku.
Aku yang masih begitu polos. Sepenuh hati percaya. Spenuh hati mencintainya. Dan aku sama sekali nggak tahu, apakah aku harus bangga atau harus merutuki hal itu. Yang aku tahu, aku sudah mencoba untuk rela. Merelakan masa-masa yang meremukkan hatiku itu. Meskipun pada kenyataanya, aku masih merasa hal itu terlalu sulit untuk dilupakan. Perasaanku saat itu, perjuanganku melewati hari-hari itu, terlalu menyakitkan untuk dilupakan begitu saja.
Merelakan itu sulit. Direlakan itu menyakitkan. Dan begitulah cinta.

™ Tik Tok Time ™

™ Ongaku™

™ Your Words ™

Seguidores